Era Globalisasi berkembang sangat pesat di Indonesia pada saat ini. Era Globalisasi erat hubungannya dengan penggunaan social media guna menjalin hubungan kerjasama antar
seluruh dunia. Hubungan kerjasama yang dilakukan salah satunya ada di bidang fashion. Fashion antara kebudayaan barat dan timur
jelas sangat berbeda / berlawanan. Hal ini tentu menjadi perhatian banyak orang
termasuk saya untuk tidak terpengaruh
dengan kebudayaan orang luar dan bisa menggunakan social media secara bijak.
Hadirnya social media tentu sangat berpengaruh pada gaya
hidup seseorang. Tidak jarang orang memilki gadget
smartphone pada saat ini dan
bisa dibilang gadget
smartphone kini sudah menjadi
kebutuhan wajib yang harus dimiliki bagi setiap orang, baik dari kalangan menengah ke atas maupun menengah ke bawah, baik dari kalangan muda maupun kalangan
dewasa, sehingga keberadaan social
media pun kini sangat mudah
sekali untuk diakses.
Berbicara
mengenai social media, umumnya kalangan muda lebih banyak
berperan aktif di dalamnya termasuk saya.
Biasanya mereka aktif mencari refrensi tentang apa saja yang sedang hip saat ini dan mereka ingin sekali
tampil up to date guna memesona banyak orang. Tak hanya itu, biasanya mereka juga terobsesi dengan
gaya hidup para idolanya sehingga mereka ingin memiliki produk-produk yang sama
dan meniru gaya hidupnya agar terlihat memesona banyak orang layaknya idola
mereka. Psstt…pernakah kalian berfikir bahwa idola yang kalian dambakan
penampilannya adalah berasal dari kalangan menengah ke atas dan memiliki budget yang tinggi, sedangkan kalian yang
misalnya uang jajan saja masih diberi dari orang tua atau kalian sudah bekerja
namun berpenghasilan pas-pasan. Untuk
tampil #MemesonaItu
tidak hanya sebatas itu saja kok, masih banyak cara lain.
Menurut saya #MemesonaItu tidak hanya melulu tentang kemewahan, barang-barang branded, gaya hidup yang up to date dan meniru gaya hidup orang lain.
#MemesonaItu juga tidak hanya dinilai dari segi fisik atau penampilan luar saja,
apalagi jika kalian harus memaksa diri kalian untuk berpenampilan seperti orang
lain. #MemesonaItu adalah tampil menjadi diri sendiri secara sederhana namun dapat memberi
kesan yang positif bagi setiap orang yang melihatnya. Dengan menjadi diri
sendiri, kalian lebih mengenali diri kalian sendiri dan dengan mudah mengexplore gaya kepribadian yang cocok untuk
kalian bisa interpretasikan kepada orang lain sehingga kepribadian kalian bisa
dinilai oleh setiap orang yang
melihatnya sebagai ciri khas. Semenarik apa pun gaya hidup idolamu namun jika kalian merasa tidak nyaman dengan penampilannya maka
akan menjadi sia-sia karena bukannya menarik seperti idola yang kalian kagumkan
melainkan akan terlihat tidak menarik. Karena setiap orang bahkan anak kembar
pun memiliki karakter dan standar gaya hidup yang
berbeda.
Seperti
halnya saja saya yang
kurang begitu suka menggunakan rok saat bekerja ke kantor, akan tetapi idola saya terlihat
cantik dan memesona jika menggunakan rok. Kemudian pada suatu
hari saya memaksaakan
diri untuk menggunakan rok pada saat bekerja ke kantor, namun saya jadi merasa tidak nyaman dan menjadi risih karena tidak terbiasa
menggunakan rok. Sadar atau tidak sadar saya yakin
orang di sekitar saya pun
akan menjadi tidak menarik untuk melihat penampilan saya karena ketidaknyamanan saya ketika
menggunakan rok.
Mungkin
saja ada sebagian orang yang menilai bahwa tampil sederhana adalah tampil
biasa-biasa saja, tampil dengan mencirikan bahwa orang tersebut ada di kalangan
bawah. Eitss…salah
besar. Justru dengan berbekal penampilan yang sederhana kalian masih bisa
mencari inspirasi dan mengexplore diri kalian menjadi sederhana yang
memesona dan bernilai tinggi. Sehingga pada akhirnya kalian bisa menciptakan
sesuatu yang baru nantinya. Caranya dengan apa? Yapss..dengan akal, akal yang
cerdas.
#MemesonaItu selalu ada hubungannya dengan
kecerdasan. Wanita yang cantik tidak akan terlihat memesona jika ia tidak
memiliki kecerdasan. Mengapa begitu? Karena dengan berbekal kecerdasan artinya
wanita itu memiliki ilmu, tau menampilkan sisi positif, selalu memperhatikan tutur kata yang santun, bisa membedakan yang
baik dan buruk, bisa menempatkan diri, bisa dijadikan partner untuk menyelesaikan
masalah, dan sebagainya. Kecerdasan merupakan esensi paling utama bagi
seseorang karena kecerdasan tumbuh dari dalam diri seseorang yang secara tidak
sadar akan mempengaruhi karakter kepribadian seseorang sehingga hal itu akan
membuat orang di sekitar menjadi memesona. Sedangkan penampilan luar hanya
berpusat pada fisik yang hanya dapat dilihat oleh kasat mata saja dan masih bisa dimanipulasi. Kecerdasan juga bisa
digunakan sebagai pedoman untuk memperluas ranah explore kalian tanpa membatasi dengan sesuatu
yang membuat kalian menjadi tidak nyaman.
Tak
cukup dengan itu, kecerdasan yang #MemesonaItu wajib dilandasi dengan nilai kejujuran.
Mengapa? Karena semua sikap yang baik selalu bersumber pada kejujuran.
Kepercayaan yang diberikan oleh seseorang tidaklah mudah untuk bisa didapat
untuk kedua kalinya.
Jadi,
jangan takut untuk selalu tampil menjadi diri
sendiri. Yakini pada diri kalian bahwa kesederhanaan, kecerdasan, dan kejujuran
merupakan hal penting yang wajib kalian miliki, karena ketiga hal tersebut
sangatlah berketerkaitan. Sederhana dan cerdas namun jika kalian tidak memiliki nilai kejujuran maka akan menjadi sia-sia. Karena nilai kejujuran merupakan kunci utama bagi
terciptanya keharmonisan antar sesama. Kejujuran itu tidak pernah merugikan dan saya yakin dengan nilai kejujuran yang diterapkan dalam diri seseorang akan
memesona dan menjadi virus baik bagi orang-orang sekitar. Yuk terapkan dan sebarkan virus
kesederhanaan, kecerdasan, serta kejujuran untuk diri kalian dan orang lain
mulai dari sekarang J
Oh iyaa
tulisan ini saya ikutsertakan dalam blog kompetisi Pancarkan Pesonamu mengenai
#MemesonaItu..
Thankyou for reading...
Regards,
Mei Lianti Arista
Thankyou for reading...
Regards,
Mei Lianti Arista
#MemesonaItu



